Ubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan Yang Lebih Besar

Ubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan Yang Lebih Besar

Pelajaran yang Anda dapatkan dari kegagalan-kegagalan sebelumnya dapat memungkinkan Anda untuk meraih sukses besar di masa datang. Tetapi, sebaiknya menjaga keseimbangan yang sehat antara kesuksesan dan kegagalan dengan meminimalisir sisi  kegagalan dari persamaan tersebut sementara tetap waspada dari kemungkinan kemerosotan dari terlalu banyaknya keberhasilan yang tak terkendali.

Anda mungkin menganggap judul artikel ini agak sedikit aneh, tetapi coba perimbangkan di dalam konteks sebuah kutipan terkenal dari seseorang yang sangat sukses. “ Kesuksesan adalah guru yang buruk. Ia membuat orang-orang pintar menganggap kalau mereka tidak dapat kalah”. -Bill Gates-.

Saya tidak tahu apa yang menyebabkan Bill Gates membuat ucapan seperti itu atau kapan tepatnya ia mengatakan itu, tetapi setelah saya mengalami beberapa kali kegagalan, saya bisa memahami apa yang ia alami.

Saya sendiri senang mengatakan bahwa “ Tidak ada yang mengganti kesuksesan” yang mana maksudnya  adalah kesuksesan menciptakan perasaan antuasiasme yang luar biasa dan perasaan haus akan sukses menjadi terasah, keahlian Anda tampak semakin meningkat dan Anda akan semakin kuat dari setiap pencapaian yang Anda lakukan. Tetapi perasaan gembira yang Anda rasakan dari kesuksesan besar dapat juga menyebabkan Anda buta terhadap bahaya yang akan datang yang mungkin sedang Anda kumpulkan untuk diri Anda sendiri.

Oleh karena itu, saya dapat memahami apa yang Bill Gates katakana dan memang benar adanya bahwa kegagalan dapat mengajarkan Anda beberapa pelajaran yang sangat penting dan kadang sangat tajam yang sering kali menjadi tidak berguna di masa datang saya juga biasa mengutip (khususnya untuk diri saya) bahwa “setiap awan memiliki garis perak”

Jauh bagi saya untuk sekadar tidak sepaham dengan Mr. Gates, dia telah meraih sangat jauh lebih banyak dari orang lain sepanjang sejarah bisnis sehingga tidak setiap perkataannya dapat di terapkan oleh orang biasa seperti saya.

Jadi kalau Anda tidak memiliki ketekunan yang kuat seperti Edison (“percobaan saya tidak gagal 1000 kali : saya telah berhasil mengidentifikasi 1000 cara yang gagal”) sebaiknya menemukan keseimbangan yang baik antara belajar dari kegagalan Anda dan memperbesar kesuksesan Anda. Dan semakin banyak keseimbangan dalam menuju kesuksesan maka akan semakin baik. Tetapi ketika Anda mengalami kegagalan yang tak terhindarkan, selalu cari cara untuk membaliknya menjadi kesuksesan.

8

No Responses

Write a response