Sedih Juga Waktu Komputer Turun Dari i7 ke i3 Ilustrasi

Sedih Juga Waktu Komputer Turun Dari i7 ke i3

Sekitar 2 atau tiga tahun lalu, ibu memberikan uang untuk membeli komputer. Komputer yang sudah hampir 10 tahun lebih dipakai sudah kurang berfungsi dengan baik. Akhirnya dicarilah komputer pengganti. Komputer lama itu pertama kali beli dalam kondisi baru semua. Alhamdulillah semua perangkat dalaman CPU dalam kondisi bagus sampai komputer itu diberikan kepada tukang rongsokan.

Akhirnya ada dua pilihan untuk mengganti komputer yang lama, pilih beli komputer baru atau beli komputer bekas dengan spesifikasi komputer yang bagus. Sebenarnya sudah paham kalau untuk urusan elektronik, sebaik mungkin jangan beli yang bekas atau barang second. Entah kenapa waktu itu berani dan nekad membeli komputer bekas. Pencarian komputer bekas dilakukan melalui daring atau internet.

Dapat Komputer Prosesor i7 Bekas

Setelah mencari-cari dan membandingkan akhirnya ketemu iklan yang menjual CPU beserta LCD dengan harga bekas yang masuk akal, sesuai dengan harga pasaran. Akhirnya mencoba menghubungi penjual tersebut untuk melihat komputer bekas Pentium i7 itu.

Sedih Juga Waktu Komputer Turun Dari i7 ke i3 Ilustrasi

Sedih Juga Waktu Komputer Turun Dari i7 ke i3 Ilustrasi

Waktu itu transaksinya di kota Jakarta, kalau dipikir-pikir rasanya rugi waktu kalau bolak-balik hanya untuk melihat komputer. Terlebih lagi waktu transaksi langsung di rumah penjual komputer. CPU masih dalam kondisi terpasang normal, sama dengan LCD dan papan ketik. Setelah mengecek beberapa kelengkapan dan perangkat lunak komputer yang akan dibeli, termasuk mengecek kinerja komputer saat membuka permainan komputer, akhirnya sepakat hari itu juga membeli satu set komputer dan memboyong ke tempat tinggal. Proses transaksi juga diselesaikan di tempat.

Turun Ke i3

Ternyata komputer bekas i7 yang dibeli, waktu pemakaiannya sudah lama. Mungkin sudah 5 tahun lebih di tangan pertama, malah katanya sudah sempat di overclock. Suatu saat, ketika bersih-bersih debu dalaman CPU, melepas prosesor i7. Padahal tidak perlu. Akhirnya pada saat dipasang kembali, dudukan jarum prosesor ada yang bengkok. Alhasil, komputer sama sekali tidak bisa hidup.

Berhubung pada saat itu komputer sangat dibutuhkan sekali di hari itu, langsung pergi ke toko atau mal yang banyak menyediakan toko komputer. Ternyata benar, prosesor lama i7 tidak bisa dipakai lagi. Lalu harus diganti papan utamanya atau motherboard beserta prosesor. Berhubung uang juga terbatas akhirnya turun menjadi i3. Sedih juga, lantaran cuma gara-gara salah pasang prosesor bagian inti komputer harus diganti.

7

No Responses

Write a response