Kawah Gunung Bromo

Perjuangan Mengabadikan Eksotisme Kawah Gunung Bromo

Gunung Bromo memang merupakan kawasan wisata yang tidak pernah membosankan untuk dikunjungi, karena memiliki banyak sekali spot menarik, baik untuk menyaksikan momen sunset dan sunrise, menikmati panorama, maupun hunting foto untuk dijadikan karya fotografi maupun diunggah kea kun sosial media pribadi. Salah satu spot yang wajib dikunjungi adalah Kawah Bromo.

Kisah Legenda Kawah Gunung Bromo

Ketika berkunjung ke sebuah areal wisata alam, ada beberapa yang memiliki cerita rakyat, mitos, atau legenda tertentu. Begitu pula dengan Kawah Gunung Bromo. Kawah ini konon memiliki hubungan yang sangat erat dengan dua tokoh yang dipercaya sebagai leluhur masyarakat Hindu Suku Tengger yang merupakan penduduk lokal kawasan Gunung Bromo.

Kedua tokoh itu adalah Roro Anteg dan Joko Seger. Keduanya disebut memiliki darah bangsawan sebagai bagian dari Kerajaan Majapahit yang mana merupakan salah satu kerajaan Hindu tertua dan terbesar di Indonesia pada zamannya. Tetapi, mereka memilih kehidupan sederhana dengan tinggal di kawasan Gunung Bromo serta menyebarkan keyakinan yang mereka anut.

Kawah Gunung Bromo

Kawah Gunung Bromo dipercaya sebagai tempat di mana kedua tokoh tersebut melarung sesaji untuk penjaga gunung supaya bisa mendapatkan anak yang mana kemudian dikabulkan, tetapi anak bungsu mereka nantinya harus dijadikan tumbal dan dibuang ke Kawah Gunung Bromo. Dari situ pula terbentuk kebiasaan melarung sesaji di kawah oleh Suku Tengger.

Perjuangan Mencapai Kawah Gunung Bromo

Untuk bisa menikmati kawah dari gunung vulkanik yang masih berstatus aktif tersebut, wisatawan bisa mengendarai jeep atau sepeda motor dari arah Penanjakan 1 dan Penanjakan 2, kemudian berhenti di area parkir yang disediakan. Mulai dari situ, pengunjung diberi pilihan melanjutkan perjalanan berjalan kaki menaiki 250 anak tangga atau menyewa kuda.

Namun, menempuh medan yang cukup sulit itu pun terbayar lunas ketika mencapai kawah yang memiliki diameter mencapai 800 meter luasnya itu. Bau belerang yang cukup kuat menguar ke seluruh penjuru, sehingga pengunjung disarankan memakai masker. Di sisi lain, wisatawan dapat pula menyaksikan pemandangan indah sekitar Gunung Bromo dari puncak tersebut. Program penawaran untuk eksplore kawah bromo ada di https://www.sepuluhpersentravel.com/daftar-tour/bromo-malang/paket-wisata-bromo-malang-murah/

1

No Responses

Write a response