Jenis-Jenis Pengolahan Air Limbah

Jenis-Jenis Pengolahan Air Limbah

Jenis-Jenis Pengolahan Air Limbah

Tahukah Anda jika saat ini Provinsi DKI Jakarta sudah terancam kehilangan sumber air bersih ? Hal ini dikarenakan limbah yang dihasilkan penduduk Jakarta serta berbagai industri yang ada langsung dibuang ke badan air dan saluran pembuangan umum sehingga membahayakan lingkungan. Menurut penelitian yang sudah dilakukan, banyak sungai di Jakarta yang sudah mengandung bakter E. Coli. Perubahan in dikarenakan limbah buangan yang terlalu banyak serta kandungan logam berat yang terkandung dalam limbah industri.

Oleh karena itu, pengolahan air limbah mutlak diperlukan oleh manusia agar kehidupan bisa diselamatkan. Namun sebelum Anda mencoba untuk mengolah limbah, tahukah Anda jenis-jenis pengolahan air limbah yang ada saat ini ? Silakan simak penjelasan mengenai pengolahan limbah dari IPALBioRich.com di bawah ini.

  1. Pengolahan Biologis

Dari judulnya saja sudah dapat kita ketahui jika jenis pengolahan air limbah ini menggunakan makhluk hidup, namun lebih tepatnya jenis mikroorganisme. Di dalam limbah biasanya terdapat zat degradable, di mana zat tersebut merupakan makanan bagi bakteri. Semakin banyak zat degradable ini maka bakteri akan semakin banyak sehingga kemungkinan untuk berkembang biak semakin besar.

Namun terdapat syarat lain juga yang harus dipenuhi agar bakteri ini bisa tumbuh dengan cepat. Selain adanya kandungan zat degradable dalam limbah, kondisi sekitar juga harus cocok untuk kehidupan bakteri. Yaitu jika  pH air limbah sebesar 7 serta suhu cairan limbah sebesar 35 derajat Celcius.

  1. Pengolahan Kimiawi

Jenis pengolahan limbah yang satu ini cukup simpel, yaitu Anda cukup menambahkan beberapa zat kimiawi ke dalam limbah. Waktu dan wilayah yang dibutuhkan pun relatif lebih kecil daripada pengendapan biologis dan fisika.

Jenis pengolahan kimiawi ini sangat cocok dilakukan untuk mengolah air limbah yang mengandung logam berat. Hal terpenting dalam pengolahan kimiawi ini adalah menentukan bahan kimia apa yang akan digunakan beserta takarannya.

  1. Pengolahan Fisik

Cara ini biasanya digunakan untuk berbagai jenis limbah. Meskipun jenis pengolahan fisik ini terbatas dan membutuhkan waktu yang sangat lama, tidak sedikit orang yang menggunakan cara ini karena lebih murah dan sederhana. Biasanya limbah yang diolah akan diendapkan dan disaring agar air limbah bisa dibuang dengan aman.

7

No Responses

Write a response